Main Menu
Belanja

Daftar Harga Orang Jawa Bulan Juni 2021 Terbaru

Orang Jawa dikenal menghormati warisan leluhurnya yang diturunkan secara turun temurun. Bahkan di tengah era yang modern ini, masih banyak tradisi yang tetap dipegang dalam setiap tahap kehidupan.

Orang Jawa dikenal menghormati warisan leluhurnya yang diturunkan secara turun temurun. Bahkan di tengah era yang modern ini, masih banyak tradisi yang tetap dipegang dalam setiap tahap kehidupan.
image-product-headline-2914

Harga Terbaik dari

Rp 12.800

Beli Sekarang
Bandingkan harga Kategori Lainnya Orang Jawa
  • Hermawan Books Corner
    Rp 65.000

    5

  • Toko Sibukmainbuku
    Rp 43.500

    3

  • Buku Beta
    Rp 32.500

    5

  • Lihat Penawaran Lainnya

  • Toko Buku Langka Malang
    Rp 28.000

    0

  • Sadeyan Buku
    Rp 22.700

    0

  • Toko Buku Langka Malang
    Rp 24.000

    4.4

  • Toko Buku Langka Malang
    Rp 28.000

    4.6

  • Warung Buku
    Rp 44.000

    5

  • Buku Beta
    Rp 37.900

    5

  • Toko Buku Langka Malang
    Rp 24.000

    5

  • bookit
    Rp 85.000

    0

  • PlanetBookstore
    Rp 68.000

    5

  • raybookstore
    Rp 67.000

    0

  • Takabookstore
    Rp 20.000

    0

  • mirwanbookstore
    Rp 35.000

    0

  • Buku Gabusan
    Rp 80.000

    5

  • Social Agency Baru
    Rp 64.000

    5

  • POLMALAPAKON
    Rp 40.000

    5

  • POLMALAPAKON
    Rp 30.000

    5

  • Buku Beta
    Rp 69.900

    5

  • Buku Beta
    Rp 33.900

    5

  • Warung Buku
    Rp 30.000

    5

  • Mirwanbookstore2
    Rp 35.000

    0

  • Buku Beta
    Rp 68.000

    0

  • Buku Gabusan
    Rp 40.000

    5

  • SHOWBIZ PRODUCTION
    Rp 75.000

    4.9

  • berdikaribook
    Rp 72.200

    5

  • Buku Beta
    Rp 40.800

    4.5

  • BURSA BUKU JOGJA
    Rp 28.900

    5

  • Tinta Pustaka
    Rp 30.000

    3

  • Seribu Buku
    Rp 53.000

    0

  • TOKO BUKU LANGKA JOGJA
    Rp 30.000

    5

  • BURSA BUKU JOGJA
    Rp 26.000

    0

  • Basman Store
    Rp 30.000

    4

  • Arow Bookstore
    Rp 32.400

    5

  • Cuci Gudang Buku
    Rp 40.000

    5

  • Buku Beta
    Rp 60.900

    4

  • Tinta Pustaka
    Rp 24.700

    5

  • SECANGKIR BUKU
    Rp 65.000

    5

  • OASIS BUKU
    Rp 35.000

    4

  • Buku Merdeka
    Rp 50.000

    0

  • BUKU PALIZ
    Rp 44.400

    5

  • Toko Sibukmainbuku
    Rp 26.000

    5

  • Buku Beta
    Rp 42.900

    5

  • Buku Beta
    Rp 50.900

    5

  • Social Agency Baru
    Rp 32.900

    5

  • JayaBooks
    Rp 50.000

    5

  • SECANGKIR BUKU
    Rp 148.000

    5

  • Republik Fiksi
    Rp 63.000

    5

Selapanan

Orang Jawa memiliki tradisi selamatan yang digelar dengan harapan mampu menjauhkan diri dari malapetaka. Ragamnya pun banyak, salah satunya selapanan yang dilakukan pada bayi berusia 35 hari. Dihitung berdasarkan kalender Jawa, warga akan bergotong royong membuat tumpeng berisi makanan untuk dibagikan ke tetangga sekitar. Selain menjadi bentuk syukur pada Tuhan, diharapkan bayi akan tumbuh menjadi orang yang berguna bagi masyarakat.

Sedekah Bumi atau Laut

Tradisi lain yang masih dipegang teguh oleh orang Jawa adalah sedekah bumi atau laut untuk menunjukkan rasa syukur atas rezeki berupa hasil tani atau tangkapan ikan. Setiap daerah punya cara dan waktu pelaksanaannya sendiri-sendiri. Mulai dari selamatan dengan berbagi makanan ke para warga atau menggelar pertunjukan ketoprak maupun wayang. Konon, jika tradisi ini diabaikan makan akan datang bencana alam atau kegagalan panen.

Tedak Siten

Selain Selapanan, ada tradisi tedhak siten yang digelar saat pertama kali anak belajar berjalan. Dalam bahasa Jawa, tedhak artinya menginjak dan siten berarti tanah. Menurut kepercayaan orang Jawa, upacara yang dilakukan saat anak berusia 7-8 bulan ini dilakukan sebagai ungkapan syukur orangtua atas kesehatan anaknya. Ada berbagai ritual yang penuh makna dalam tedak siten, mulai dari menapakkan kaki anak ke jadah tujuh warna, menaiki tangga, hingga dimasukkan ke dalam kurungan ayam dan memilih barang-barang di hadapannya.

Wiwit

Kalau sedekah bumi digelar sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang melimpah, wiwit justru digelar orang Jawa menjelang panen. Biasanya, tradisi ini dilakukan di sawah dengan membawa persembahan pada leluhur dalam bentuk makanan atau bancaan. Makanan ini akan didoakan lalu disebarkan ke pojok-pojok sawah untuk meminta kelancaran proses panen.

Nyadran

Masih banyak orang Jawa yang melakukan tradisi ini menjelang bulan Ramadan. Biasanya kegiatan ini akan diawali dengan menggelar selamatan dengan tujuan mendoakan keluarga yang sudah meninggal atau tahlilan. Tradisi ini pun dilanjutkan dengan berziarah ke makam keluarga dan membersihkan makamnya.

Larung Sesaji

Mirip dengan sedekah bumi, tradisi larung sesaji ini masih dilakukan oleh orang Jawa yang tinggal di daerah pesisir. Namun, waktu yang dipilih tetap yaitu setiap tanggal 1 Muharam. Melarung gunungan atau tumpeng berisi berbagai makanan ke laut, upacara ini dilakukan untuk mensyukuri hasil tangkapan laut serta meminta keselamatan.

Pernikahan

Pernikahan jadi momen paling sakral dalam kehidupan. Bagi orang Jawa, memulai biduk rumah tangga pun harus melalui banyak tahapan seperti siraman, midodareni, serah-serahan, upacara ngetik, balangan nyuruh, nyantri, ritual kacar-kucur, temu penganten hingga sungkeman. Setiap proses memiliki filosofi yang mendalam dan diharapkan membawa kebahagiaan bagi kedua pengantin dan keluarga besar.